M A E R E V

Approval Tidak Harus Tenggelam di Chat.

Buat workflow approval yang lebih cepat, terstruktur, dan dapat dilacak berdasarkan role serta struktur perusahaan.

Ilustrasi layanan Approval System dari Maerev Semarang

“Sudah Di-Approve Belum?”

  • Request dikirim melalui chat.
  • Manager lupa merespons.
  • Tim tidak tahu siapa yang sedang memegang approval.
  • Riwayat persetujuan sulit dicari kembali.

Pertanyaan sederhana ini sering memperlambat pekerjaan.

Semua Approval Memiliki Alur yang Jelas.

Approval System membantu setiap request bergerak melalui proses yang sudah ditentukan.

Sistem dapat mengetahui siapa yang mengajukan, siapa yang harus menyetujui, dan bagaimana status request tersebut.

Multi-Level Approval

Buat approval satu atau beberapa tingkat.

Role-Based Approval

Tentukan approver berdasarkan posisi atau departemen.

Amount-Based Approval

Approval dapat berubah berdasarkan nominal transaksi.

Approval Status

Pantau pending, approved, rejected, atau revision.

Approval History

Simpan seluruh riwayat approval.

Custom Workflow

Atur alur berbeda untuk setiap jenis request.

Notification

Berikan informasi ketika terdapat request yang membutuhkan tindakan.

Use Case

Approval dapat digunakan untuk:

Purchase Request
Purchase Order
Pengeluaran perusahaan
Quotation
Discount
Project
Leave Request
Dokumen internal
Request antar divisi

Hilangkan Approval yang Bergantung pada “Sudah Baca Chat Belum?”

Bangun workflow approval yang jelas alurnya dan tercatat riwayatnya.